Pagi ini hardi sedang
memrapihkan becaknya untuk pergi kepasar mencari sedikit rezeki untuk anak-anak
dan istrinya. Pak hardi adalah sosk ayah dan suami yang sangat dermawan.ia tak
pernah lelah mencari rezeki ke pasar atau pun ke desa-desa bersama becak tua
yang ia bawa. Meskipun hasil nya tak sebanyak yang orang-orang diluar sana
dapat yang terpenting anak dan istrinya bias menikmati rasa manisnya nasi dan
sedikit lauk pauk untuk dimakan.pak hardi tak pernah malu untuk bekerja sebagai
tukang becak. Karna dia masih gagah dan dia masih ingin berusaha mencarirezeki
dengan becak tuanya. “pak, bapak
mau berangkat sekarang?” Tanya sang istri kepada pak hardi,” iya bu lebih baik
pagi-pagi buta seperti ini karna pasti banyak orang yang sedang belanja dan
butuh tumpangan becak” jelas pak hardi. Setelah berbincang-bincang dengan
istrinya pak hardi pun langsung berangkat kepasar dengan becak tuanya. Keringat
bercucuran saat pak hardi mengayunkan pedal becaknya.setengah jam menempuh
perjalanan pak hardi akhirnya sampai di ppasar tesebut. “pak tolong antarkan
saya ke rumah di jalan mawar nomor 2 ya pak” kata si penumpang yang ingin
memaki jasanya pak hardi.”oh iya bu iya silakan mari saya antarkan.” Saut pak
hardi dengan sopan.
Sore hari pun tiba waktunya pak
hardi pulang kerumah untuk beristirahat dan berkumpul dengan anak-anak dan
istrinya. Diperjalanan pak hardi berhenti sejenak untuk menghitung uang hasil
jerih payahnya hari ini.tapi tiba-tiba ada seseorang dengan seenaknya mengambil
uang itu secara paksa, sampai pak hardi terjatuh .” hey kembalikan uang saya,
itu hasil jerih payah saya” kata pak hardi yang sedikit marah dengan orang
mengambil uangnya. “eh pak hardi, pak
hardi ini sekarang sok-sokan yah semuah orang-orang yang abis dari pasar
langsung minta antarkan kepada bapak! Sampai saya sajh taka da penumpan sama
sekali” kata orang yang mengambil uang pak hardi.ternyata orang itu adalah si
firman tetangga didekat rumahnya yang tukang becak juga.” pak firman kita ini
sama-sama tukang becak rezeki itu masing-masing pak sudah ada yang ngatur
semuah yang ada didunia ini.” Sahut pak hardi dengan berkata hati-hati.”alah
banyak bacot pak hardi ini pokonya uangan ini buat saya, karna bapak sudah
mengambil pelanggan-pelanggan saya hahhaah” kata si pak firman sambil tertawa
dan berjalan menghampiri becaknya. “pak tidak bisa begitu itu uang untuk makan
anak dan istri saya ,kalau diambil oleh bapak anak dan istri saya makan apa
pak?” kata pak hardi sambil menarik tangan pak firman” alah pergi sana, saya
gak peduli mau anak dan istri pak hardi gak makan itu bukan urusan saya ngerti?
Awas-aws saya mau pulang” kata pak firman sambil mendorong pak hardi sampai ia
terjatuh.
Pak hardi pun akhirnya menyerah
dan pergi pulang kerumah bersama becaknya tanpa membawa uang sepersenpun.
Dijalan yang hapir tiba di dekat rumahnya ia berpikir bagaimana jika anak-anak
dan istrinya belum makan? Ia bimbang untuk pergi kerumah. Tapi setelah lama
berpikir akhirnya pak hardi pergi pualng kerumahnya terlebih dahulu. Sampai
didepan pintu rumah pak hardi mengetuk pintu rumahnya .”assalamualaikum bu, bapak
pulang” terik sedikit pak hardi yang memanggil istrinya untuk membukaan pintunya.”walaikumsalam
pak, ayo pak masuk” sahut istrinya sambil menyalimi tangan pak hardi dan
menyuruh pak hardi untuk masuk.”gimana pak kerjanya? Apa penumpangnya banyak?”
tanya istrinya sambil menyuguhi kopi untuk suaminya. Pak hardi yang ingin
menjawab jadi bingung karna uang hasil kerjanya hari ini nyatanya diambil oleh
orang yang samama-sama bekerja menjadi tukang becak.”gini bu,tadi bapak dapet
banyak penumpang dan uangnya juga tadi lumayan banyak dari pada hari-hari
sebeumnya,tapi pas dijalan bapak mau hitung duitnya tiba-tiba ada pak firman
yang langsung mengambil uang bapak itu bu, dia bilang dia tidak apet setoran
karna para penumpang pada pergi kebapak bu, jadi uangnya semuahnya d ambil bu
tidak d kasih sepersen pun. Maafyah bu hari ini tidak ada uang sama sekali.”
Jelas pak hardi sambil menatap sang istrinya yang menangis akibat mendengar
penjelasan ia.” Yallah pak kenapa yah pak firman itu jaht sekali kepada
keluarga kita,padahal rezeki itu masing-masing dan sudah ada yang ngatur
juga,tapi kenapa dia jahat banget.” Jawab istri pak hardi sambil mengelap air
matanya.
Pak
hardi,istri dan anaknya pun menikmati makan malam denan seadanya,memaki tempe
yang digoreng dan nasi. Mereka makan dengan lahap, karana apapun makananya pak
hardi, anak-anak, dan istrinya selalu bersyukur atas nikmat allah yang telah
diberikan kepada keluarga mereka.walau banyak sekali orang yang tidak suka
dengan mereka ,tapi keluarga pak hardi tidak pernah membalas perbuatan yang
pernah mereka perbuat.
Hari pun semakin gelap gulita sebelum masuk
kekamar pak hardi menyempatkan diri untuk pergi kekamar anaknya yang bernama
laras dan hana.laras dan hana umurnya berbeda cukup jauh.. Laras sekarang duduk
di bangku SMA kelas 11 ia termasuk orang yang sangat rajin dan selalu
mendapatkan prestasi yang sangat membanggakan. Hasil dari prestasi laras itu
juga bisa meringankan sedikit beban kedua orang tuanya karna ia dapat beasiswa
sampai ia lulus SMA.”laras kamu belum tidur?” tanya pak hardi selaku bapak
nya"belum pak laras sedang mengerjakan pr matematika yang akan
dikumupulkan besok pa” jawab laras sambil melihan bapaknya.”oh begitu,bagaimana
dengan sekoah kamu lancer? Apa ada peralatan sekolah yang kamu butuhkan?” kata
pak hardi yang meanyakan peralan sekolah anaknya.”ada pak sepatu laras sudah
jebol laras ingin memebeli sepatu yang baru pak.tapi kalu bapak belum punya
uang gak pp ko pak laras pake yang ada ajh dulu” jawab laras sambil
tersenyum.pak hardi pun ikut tersenyum,ia berpikir dapat uang dari mana untuk
membelikan anaknya ini sepatu,walaupun laras bilang ia tak apa memakai yang ada
terlebih dahulu teetapi sebagai orang tua pak hardi sedih melihat sepatu
anaknya yang sudah tidak layak pakai masih sajah di pakai.pak hardi takut bila
laras di ejek oleh teman-temanya karena memkai sepatu yang sudah jebol.”yasudah
nanti bapak akan belikan sepatu untuk laras yah,kalau begitu bila sudah selesai
mengerjaikan tugasnya langsung tidur yah.” Jelas pak hardi “ia pak laras akan
segera menyelesaikan tugas ini dan langsung tidur”.pak hardi pun langsung pergi
kekamrnya dan beristiraha.
Pagi buta istri pak hardi
menyiapkan makanan untuk anak-anaknya dan suaminya istri pak hardi ini bernama
sarah.bu sarah yang setiap paginya menjual kueh-kueh kering dan basah. Ia suka
berkelilin di desa dan dipasar-pasar dekat dengan rumahnya. Ia berjualan
membantu sng suami yang bekerja menjadi tukang becak.yang hasil dari pekerjaan
pun masih kurang untuk makan dan biaya kehidupan mereka.maka dari itu bu sarah
membantu pak hardi berjualan kueh itu dipasar-pasar. Hasil yang di dapatnya
juga lumayan untuk meringankan beban sang suami.
Setelah selesai menyiapkan
makan seadanya untuk sarapan pagi ini bu sarah pun langsung membangunkan
suaminya dan anakk-anaknya. Sekarang semuahnya sudah terkumpul di meja makan
yang tidak cukup luas dan diatasnya terdapat makanan seperti
nasi,tahu,tempe,dan kerupuk sebagai pelengkap.”bu gimana kalau kita buka warung
kueh kering dan basah bu di ruko depan itu bu. Tapi kita harus mengumpulkan
uang dulu untuk menyewa ruko itu bagaimana bu?” saran pak hardi untuk membuka
took kueh basah dan kering”emmm,bagus juga pak idenya yasudah baiklah pak kita
harus mengumpulkan uang dulu untuk menyewa ruko itu” jelas bu sarah yang
menyetujui saran pak hardi.”iah pak benar saran bapak .hasilnya juga lebih banyak
dari apa yang sekarang bapak dan ibu kerjakan.”kata laras juga menyetujui saran
dari bapaknya. Setelah selesai sarapan pak hardi berangkat untuk mencari
penumpang dan ia terlihat sangat bersemangat sekali untuk bekerja karna untuk
mengumpulkan uang untuk membuka toko kue itu.begitu juga dengan bu sarah yang
pagi-pagi sudah berangkat keliling untuk jualan kueh kering dan basahnya dengan
menggunakan sepedah yang ia punya,selama diperjalanan pak hardi maupun bu sarah
banyak sekali mendapatkan rezeki pk hardi yang banyak mendapat penumpang yang
hampir banyak sekali,dan bu sarah yang berjualan banyak dapat pelanggan yang
membeli bahkan ada yang memesan kueh kering dan basahnya sangat banyak untuk
acara khitanan tetangganya. Rezeki mereka begitu banyak dan lancar.
Sampai pada saat yang
ditunggu-tunggu oleh keluarga pak hardi pun akhrinya terwuwjud hasil dari seuah
usaha pak hardi dan bu sarah pun membuahkan hasil untuk menyewa ruko untuk
menjadi toko kueh basah dan kering busarah. Baru sajah satu hari buka sudah
banyak sekali yang dating untuk membeli kueh-kueh bu sarah laras anak pak hardi
dan bu sarah ikut membentu menjual kueh nya.
Tetapi saat seuah pelanggan
sedang banyak yang berdatangan pak firman dan istrinya dating untuk melihat
toko pak hardi.”liat tu pah si pak hardi sekarng udah punya toko kueh ,baru
satu hari sudah banyak pelangganya” kata siska istri dri pak firman”tenang ajah
mah nanti kita juga akan membuka toko kueh yang sama seperti pak hardi dan
busarah dijamin toko kueh kita pasti akan laris manis”jawab pak firman dengan
senyuman sinisnya.
Beberapa minggu kemudian toko
kueh pak firman dan bu sarah makin banyak pelanggan mereka bilangkueh nya enak
dan banyak farian rasanya. Dan banyak juga yang memesan kueh nya untuk acara
hajatan dan lain-lain.
Disis lain pak
firman dan istrinya bu siska ternyata sudah membuka toko kuehnya juga sama
seperti pak hardi dan bu sarah.tapi bedanya toko kueh pak firman dan bu siska
tidak terlalu ramai seperti toko pak hardi dan bu sarah. Rasa iri pun muncul di
hati pak firman dan bu siska mereka iri melihat toko pak hardi sangat ramai
sekali. “pak lihat tu toko pak hardi selalu ramai terus berbeda dengan toko
kita hanya 1 atau 2 orangan sajah yang daatng apa kueh yang ku buat tidak
enakya pak”kata bu siska yang sambil melihat kea rah toko pak hardi.”tenang bu
besok kita akan bagi-bagi brosur kepada setiap orang yang ada dijalan.siapa tau
ada yang berniat membeli dan memesan kueh kita” kata pak firman sambil
menenangkan istrinya itu.
Malam telah
tiba waktunya toko pak hardi dan bu sarah tutup karna kueh-kueh pun sudah ludes
habis.”bu,laras ayo kita pulang semuah udah beres besok kita kembali lagi”kata
pak hardi mengajak laras dan istrinya untuk pulang karna hari sudah semakin
larut.”oh iyah ayo pak kita pulang, dirumah juga kita harus membuat adonan
untuk kueh-kueh besok” kata bu sarah.mereka pun melanjutkan perjalanan mereka
pergi kerumah. Sesampainya dirumah mereka langsung bergegas membuat adonan kueh
untuk persiapan stok esok hari.
Di lain tempat
pak firman dan bu siska saat ini sedang merencanakan sesuatu supaya toko kueh
mereka laris manis “ bu gimana kalu kita menjual kueh-kueh ini dengan harga
yang sedikit lebih murah” kata pak firman memberi saranya”emm,bagus juga tuh
pak.
Beberapa bulan
kemudian toko pak hardi dan bu sarah melonjak derastis,banyak peminat nya juga.
Pak hardi dan bu sarah pun sudah memiliki banyak cabang dan sekarang rumah
mereka juga sudah menjadi seperti istana,pak hardi pun mempunyai mobil,dan
motor,yang dulunya mereka tidak membuat adonan sendiri tanpa ada yang membantu
sekarang mereka mempunya pelayan yang bisa membantu pak firman dan bu sarah
membuat adonan dan berjualan ditokonya. Dilain sisi toko keluarga pak firman
tidak ada kemajuan sama sekali mereka mereka masih seperti dulu taka da pelanggan
yang memesan kueh mereka dengan banyak,semuah itu membuat pak firman menjadi
marah dan menjadi iri kepadan keluarga pak hardi.
Pak firman dan
bu sika pun merencanakan sesuatu,yaitu merencanakan bagaimana supaya toko-toko
kueh pak hardi menjadi bangkrut dan di lihat jelek oleh masyarakat.mereka mulai
merencanakanya dengan masuk ke dalam rumah pak hardi secara diam-diam,dan mulai
berjalan kea rah dapur yang banyak sekali adonan yang sedang ada di atas meja
makan. pak firman dan bu siska pun memasukan obat sakit perut ke dalam adonan
tersebut dan mengaduknya menjadi rata, dengan memasukan obat sakit perut itu pak
firman dan bu siska pergi keluar dan pulang.
“huh pak
akhirnya kita berhasil memasukan obat sakit perut itu ke dalam adonan kueh pak
hardi” kata bu siska sambil tertawa”hahaa iyah bu besok kita sebarkan berita
kepada orang-orang bila kueh pak hardi itu dapat mengakibatkan sakit perut dan
muntah-muntah” kata pak firman
Pagi-pagi pak
hardi dan bu sarah menyiapkan kueh-kueh mereka yang sudah jadi,dan merapihkanya
di rak-rak kueh yang ada ditoko mereka,banyak orang-orang yang sudah
berdatangan unuk memebli kueh ditoko pak hardi dan bu siska.”ibu sama bapak mau
ketoko kuehnya pak hardi ya?” tanya pakfirman kepada ibu-ibu dan bapak-bapak
yang sedang berjalan menghampiri toko pak hardi”iyah pak saya mau beli stok
kueh buat di rumah pak” jawab ibu-ibu itu”bu lebih jangan beli di toko kueh pak
hardi ,kuehnya bisa membuat sakit perut dan muntah-muntah lho bu” kata pak
firman sambil berbisk bicaranya”lah yang bener pak? Ah saya gak percaya, saya
mau ke tokonya dlu pak” kata ibu-ibu itu sambil beralan tergesa-gesa kea rah
toko pak hardi.”ah liat sajah nanti pak hardi toko mu akan menjadi bangkrut dan
tidak ada lagi yang ingin membelinya” kata pak firman sambil melihat ke arrah
tokony pak hardi yang sedang banyak sekali pelanggan yang membelinya.
Beberapa hari
kemudian pak hardi, bu sarah dan anaknya laras sedang mempersiapkan toko kueh
mereka tapi tiba-tiba diluar banyak sekali yang ribu-ribut dan pak hardi pun melihat
keluar tokonya, ternyata para warga-warga rebut-ribut sambil marah-marah
membawa anaknya ke toko pak hardi ”tunggu-tungu pak, bu ini ada apa yah ko pada
dating ke toko saya dengan marah-marah seperti ini?”tanya pak hardi kepada para
warga yang meneriaki toko pak hardi”eh pak hardi gimana kita semuah tidak marah
kalau kueh yang saya beli kemarinitu membuat anak saya ini sakit perut pak,kalo
bapak tidak percaya coba tanya kepada mereka semuah” kata ibu-ibu yang
marah-marah,” iyah pak hardi dari kemarin saya juga muntah-muntah dan sakit
perut ini semuah karna kueh pak hardi dan bu sarah buat,pokonya toko kueh pak
hardi ini harus di tutup karna bisa membuat orang lain uga menjadi sakit
perut.”teriak bapak-bapak itu sama seperti warga-warga yang lain juga meneriaki pa hardi.
semenjak hari
itu toko kueh pak hardi sudah tidak ada lagi yang membelinya,toko kueh pak
hardi sudah sepi dan pelanggan-pelanggannya juga tidak lagi berdatangan seperti
biasanya “pak gimana ini toko kueh kita sudah tidak ada lagi yang kesini untuk
memebelinya pak” lirih Istrinya pak hardi “gak ppb u kita coba menawakan ke
jalan-jalan seperti waktu pertama membuka toko ini” kata pak hardi sambil
menenangkan istrinya.dan di tempat yang berbeda yaitu tempat toko pak firman
ternyata menjadi ramai dan banyak pembelinya.
Dan hari demi
hari toko pak hardi menjadi sepi pelanggan dan toko kueh pak hardi ditutup
karna sudah bangkrut,karna para pelayan di toko pak hardi pun berpergian karna
tidak mendapatkan gajih,dan mereka ada yang berpindah ke toko nya pak firman.
Semenjak toko
paak hardi bangkrut toko pak firman menjadi laris dan banyak juga toko-toko
cabang kuehnya banyak juga yang memesan banyak untuk acara-acar penting.dan pak
hardi sendiri karna tokonya sudah ditutp dan tidak ada lagi pelanggan jedi pak
hardi memilih bekerja menjadi tukang becak lagi,di suatu tempat saat pak hardi
menjadi tukang becak lagi ia bertemu dengan bu siska istri dari pak firman,”eh
pak hardi tokonya bangkrut yah,jadi memilih bekerja sebagai tukang becak lagi
yah pak.” Kata bu siska sambil menatap remeh pak hardi, pak hardi yang sedang
istirahat mengelap keringatnya dengan handuk kecil,pak hardi pun melihat bu
siska”iyah bu yah namnya juga usaha kadang kita ada di atas ada juga
dibawah,kalau ada rezeki lagi insyallah nnti juga bakal ada hikmahnya dari
semuah ini” jawab pak hardi sambil tersenyum kearah bu sika. Pak hardi pun
langsung pergi untuk mencari penumpang lagi di pasar-pasar,
Pak hardi
selalu bersyukur atas apa yang telah allah beri kepadanya walau ada rasa kecewa
karna harus menutup toko kuehnya dan barang-barangnya di jul untuk membyar
hutang menyewa ruko itu,jadi semuah apa yang dimiliki pak hardi habis dan
istrinya pun tak pernah marah karna toko kueh mereka bangkrut dan taka da lagi
yang minat “pak kenpa yah bisa jadi seperti ini, padahal kita tak pernh
mencampur adonan dengan obat sakit perut itu,tapi kenapa semuah pelanggan kita
malah sakit-sakit setelah memakan kueh yang dijual oleh kita yah pak?” kata bu
sarah sambil menatap sendu pak hardi”sudah lah bu mungkin itu ada kesalah dari
kita juga,biarkan saja,bila memang kita nanti ada rezeki lagi kita akan membuka
toko kueh yang lumayan jauh dari sini bu.” Jawab pak hardi dengan
senyumannya”.tapi pak ko aneh gitu lho,apa jangan-jangn ada yang sengaja mencampurkan
obat itu kedalah adonan kueh kita?” kata bu sarah”hush,jangn seperti itu,itu
tidak mungkin.”kata pak hardi sambil mengingatkan bu sarah.”tapi bu curiga gitu
pak sama pak firman dan bu siska pak,karna setelah toko kita tutup,tokonya pak
firman dan bu siska itu menjadi sangat rai pak.”kata bu sarah.pak hardi pun
memikirkan dan benar juga kata istri bila setelah toko mereka tutup,toko pak
firman dan bu siska menjadi ramai dan banyak pembelinya.tapi apa mungkin pak
firman dan bu siska yan melakukan perbuatan jahat itu.
Keesokan
harinya di tempat pak firman dan bu siska sedang banyak-banyaknya
pembeli,mereka sibuk dengan banyaknya pembeli.”wahh akhirnya yah pak toko kueh
kita jadi laris manis gini.” Kata bu siska.”iyah bu benar toko kita menjadi
ramai tapi kalo dipikir,piker lagi kalo kueh-kueh sisa ini tidak terjual sampe
malem nanti pasti kita bakal rugi bu.” Kata pak firman yang mulai ada fikiran
yang jelek-jelek”benar juga yah pak bagaimana kueh-kueh yang tidak terjual ini
kita jual besok lagi pak.” Kata bu siska” lah bu kalo kita jual besok kueh-kueh
ini akan jadi bsi dan bau soalnya kueh basah ini tidak tahan lama bu” kata pak
firman “yah kita campurkan saja sama bahan adonan kueh basah yang mau kita buat
nanti,jadi bahan baku untuk kueh basah ini tidak terlalu mengeluarkan banyak
bahan baku yang untuk adonan pak.”saran bu siska dengan senyuman sinisnya”wahh
benar itu bu,bagus juga ide ibu ini. ”sambil merangkul tang bu siska.”nah kalau
kueh kering nanti kita campurkan lagi sajah keadonan kueh kering supaya kita
gak bnyak mengeluarkan duitkan.”kata bu siska .mereka pun mulai merencakan aksinya.dengan
mencampurkan kueh yang sudah basi dengan adonan yang baru .bu siska pun hanya
membeli sedikit bahan-bahan untuk membuat adonan kuehnya karna mereka tidak mau
rugi dan tidak mau mengeluarkan uang yang banyak. dan hasil dari berjualan kueh
itu pak firman dan busiska banyak membeli barang-barang rumah tang terbaru
seperti mereka membeli tv dengan model yang baru,rumah mereka juga menjadi
bagus karna sudah di renovasi, mereka juga membeli motor baru dan mobil baru,
semuah warga juga yang melihat pak firman dan su siska membeli barang-barang
terbaru tampak terkagum-kagum dengan pak firman dan bu siska.
Dilain sisi
pak hardi dan bu sarah sekarang lagi duduk di meja makan,mereka sedang
menikmati makana yang di sajikan di atas meja”pak,bu laras ingin berbicara.”
Kata laras anak pertama mereka yang ingin berbicara.”iah laras kamu ingin
berbicara apa”kata pak hardi sambil melihat kearah laras.laras sebenarnya ragu
untuk mengatakan ini tapi ia harus menyampaikanya.”gini pak bu laras sekarng
sudah lulus SMA nah laras ingin melanjutkan sekolah ke universitas negri di
jkarta bu pak,gimana merut kalian bapak sama ibu mengijinkan tidak.
Pak hardi dan
bu sarah pun bingung untuk masalah biayanya ,karna sekarang ini masalah uang
mereka sedang kriris.tetapi kalau laras anak pertama merek tidak melanjutkan
sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi lagi takutnya mengecewakan laras.karna
laras memang selama sekolah tak pernah dibiayakan karana selalu dapat
beasiswa,tapi setelah masuk ke perguruan tinggi ini pak hardi sebgai orang tua
harus membiayai laras melanjutkan ke perruan tinggi.
Semenjak laras
bilang ingin melanjutkan sekolahnya di uniersitas di Jakarta pak hardi lebih
memilih banyak bekerja apapun itu enjadi tukang becak dan mendapatkan
penghasilan yang sehrini 30rb tidak cukup untuk membiayai laras kuliah selama
4tahun kedepan.dan bu sarah juga lebih banyak berjualan keliling menjualan dan
menawarkan lag kueh buatanya yang pernah di bilang membuat orang sakit perut
dan mengakibatkan toko yang mereka miliki harus ditutup.dan semenjak saat itu
juga bu sarah menjual lagi dan memeberi kepercayaan lagi kepada orang-orang
bila kueh bu sarah tidak mengakibatkan sakit perut lagi. Dan laras sebenarnya
sudah masuk ke universitasnya yang ada di Jakarta ia masuk dengan biaya dari
hasil jual motor dan tv barang terakhir yang di punya bu sarah dan pak hardi.
Dilain
tempat,tempatnya pak firman dan bu siska toko mereka menjadi sepi sama seperti
yang pernah dialami oleh pak hardi ,warga-warga yang pernah membeli kueh di
situ bialng kalau kueh yang mereka beli sudah basi dan bau, dan masih sajah di
jual.dan saat itutoko mereka menjadi sepi dan taka da lagi yang pergi untuk ke
tempat kueh pak firman.”bagaimana ini pak warga-warga sudah tau kalau kueh yang
kita jual ini adalah kueh yang bagi dan di olah lagi.” Kata bu siska yang panik
“iyah bu bapak juga gak tau lagi ini harus gimana apa kita sekarng tutup ajh
yah bu lalu kita kabur.”kata pak firman yang mulai panik karna takut di gerebek
oleh para warga.”tapi pak bagaimana dengen hutang-hutang kita,kita memiliki
banyak hutang pak apa kita tak membeyarnya?” kata bu siska.karna hutang mereka
sangatlah banyak sebelum membeli toko atau ruko ini mereka meminjam uang kepada
orang terkaya di desa merek sebanyak seratus lim puluh juta,mereka bilang uang
itu untuk modal dan membeli ruko untuk tempat berjualan kuehnya.tapi hutang
mereka kepada orang terkaya di desa itu tidak pernah dibayar-bayar samapi
sekrang mereka di hadapi kebangkrutan.
Dan sebeluum
pak firman dan bu siska pergi dari toko kueh itu ternyata di luar di depan toko
kueh mereka sudah banyak warga-warga yang datng dan meyerbu toko kueh pak
firman.”ayo-ayo kita usir ajh nih yang punya toko kueh ini,karna mereka sudah
banyak korban-korban nya dan mereka harus tanggung jawab atau semuah ini.” Kata
para warga yang mulai memanas dan marah-marah.
“sabar pak,bu
kita berdua mohon maaf pak, bu” kata pak firman yang menenangkan para warga
yang sudah semakin brutal.”alah kalian ini seharusnya masuk penjara sajah sanah
karan kalian ini sudah membuat semuah orang sakit-sakit dan sebenarnya kalian
kan yang mencampurkan obat sakit perut kedalam adonan kueh nya bu sarah dan pak
hardi kan?”seru salah satu warga yang mengetahui perbuatan pak firman dan bu
sara.pak firman dan bu siska hanya bisa menunduk karna semuah warga telah
menyoraki mereka dan mereka pun di laporkan ke kantor polisi akibat pemfitnahan
terhadap bu sarah dan pak hardi dan juga sudah mengakibatkan banyak orang
sakit-sakit karna memakan kueh pak firman dan bu siska yang sudah basi.dan
tidak membayar hutang kepada orang terkaya di desanya.dan semuah harta yang bu
siska dan pak firman miliki semuahnya ludes untuk membayar hutang-hutang dan
mengganti orang-orang yang sakit.
Di lain sisi
pak hardi dan bu sarah tidak menyangka atas perbuatan pak firman dan bu siska
ternya benar-benar kejam.”gak nyangka yah pak mereka sangat kejam untungnya
mereka telah masuk penjara supaya mereka tau bagaimana pahitnya saat-saat
seperti iti.” Kata bu sarah dengan nada marah.”yasudah lah bu yng terpenting
sekarang mereka sudah mendapatkan akibtnya.yang terpenting sekarang kita harus
banyak-banyak menabung untuk membiayai kuliahnya laras bu.”kata pak hardi
dengan semangta.”iyah pak sekarng kita haru semangat mencari uang untuk
membiayai kuliah anak pertamnya yaitu laras.
Semenjak saat
pengerebekan too pak firman sekarang pak hardi dan bu sarah menjual
kueh-kuehnya di ruko yang lumayan jauh dari tempat yang dulu.sekarang juga toko
mereka berdua sudah banyak berbagai macam-macam kuehnya bukan hanya menjual
kueh basah dan kering mereka juga menjual kue cake untuk ulang tahun
,permen-permen,dan kueh-kueh coklat yang berfarian bentuk.
Dan laras yang
baru satu tahun di universitasnya ternyata ia mendaptkan beasiswa untuk
kuliahnya smapai ia tamat kuliah asalkan ipk dia selalu naik,dan tidak pernah
turun.selama itu juga pak hardi dan bu sarah sangat bangga karna laras sangat
berprestasi.
Di lain tempat
sekarng laras sedang mengerjakan tugas-tugas kuliahnya dia jadi semangat karna
mendengar kalau bapak dan ibunya sekarng membuka toko kuehnya lagi dan dia
dengar dari bapaknya kalau banyak sekali yang memesan kueh-kueh buatan ibunya. kadang
laras juga suka bercerita kepada teman-teman kampusnya kalau ayah dan ibunya
berjualan kueh di desanya.dan banyak juga teman-temannya yang suka memesan
kueh-kueh dan permenya melalui pemesan online. dan itu akan sedikit membantu
bapak dan ibunya berjualan.
Dan
sekarang hidup pak hardi, bu sarah, dan anak-anaknya sekarang lebih baik dari pada
sebelum-sebelumnya. Dan sekarang pak hardi dan bu sarah banyak mendapatkan
orderan dan di bantu oleh para pegawainya yang baik-baik.








0 komentar:
Posting Komentar